Table of Contents
KRL Tabrak Taksi di Bulak Kapal, Gangguan Berujung Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek
Bekasi, Jawa Barat — Sebuah rangkaian KRL Commuter Line terlibat kecelakaan dengan sebuah taksi di perlintasan sebidang dekat Bulak Kapal, Bekasi, Senin (27/4/2026) malam. Insiden ini menjadi rangkaian awal sebelum terjadinya tabrakan lanjutan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Berdasarkan kronologi awal, KRL yang melayani jalur Cikarang melintas di perlintasan saat sebuah taksi berada di jalur rel. Tabrakan pun terjadi dan menyebabkan gangguan pada operasional kereta. Rangkaian KRL kemudian berhenti di jalur 1 Stasiun Bekasi Timur untuk penanganan.
Tidak lama setelah itu, sekitar pukul 20.52–20.55 WIB, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi datang dari arah belakang dan menabrak bagian belakang KRL yang masih berada di jalur aktif.
Data sementara mencatat 4 orang meninggal dunia dan sekitar 70 hingga 79 orang mengalami luka-luka akibat tabrakan lanjutan tersebut. Sekitar 38 korban dirawat di sejumlah rumah sakit di Bekasi. Sementara itu, 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.
Evakuasi korban dilakukan oleh petugas gabungan dari PT Kereta Api Indonesia, kepolisian, dan tim SAR. Sejumlah korban sempat terjebak di dalam gerbong dan harus dikeluarkan dengan pemotongan badan kereta. Proses evakuasi berlangsung hingga malam hari.
Akibat kejadian ini, jalur kereta di wilayah Bekasi Timur sempat tidak dapat dilalui. Sejumlah perjalanan KRL dan kereta jarak jauh mengalami keterlambatan, pembatalan, serta pengalihan rute.
Hingga saat ini, kondisi pengemudi taksi yang terlibat dalam insiden awal belum dirinci secara resmi. Pihak PT Kereta Api Indonesia menyatakan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mencakup gangguan operasional akibat tabrakan di perlintasan, posisi KRL yang berhenti di jalur aktif, serta kemungkinan faktor teknis.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang serta koordinasi pengendalian perjalanan kereta di jalur padat. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan kronologi lengkap dan penyebab pasti kejadian.
Posting Komentar